Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Perintah CMD (Command Prompt) Yang Wajib Kalian Ketahui

Updated
8 min read
Perintah CMD (Command Prompt) Yang Wajib Kalian Ketahui
M

Hi! I'm an experienced tech writer passionate about making complex technology easy to understand. I hope you enjoy reading! See you on my next article!

Komputer & Jaringan Dasar | MDF, S.Kom

Apa itu Perintah CMD?

Perintah CMD (Command Prompt) adalah fitur yang ada pada sistem operasi Windows yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan sistem melalui baris perintah (command-line interface). CMD adalah singkatan dari "Command" dan merupakan alat yang kuat untuk melakukan berbagai tugas, seperti mengelola file dan direktori, menjalankan program, dan mengkonfigurasi pengaturan sistem.

Untuk membuka Command Prompt di Windows, Anda dapat melakukan langkah berikut:

  1. Tekan tombol "Windows + R" pada keyboard untuk membuka jendela "Run".

  2. Ketik "cmd" atau "cmd.exe" (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter.

Setelah Command Prompt terbuka, Anda dapat mengetik perintah dan menekan Enter untuk mengeksekusinya.

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua perintah dapat digunakan di seluruh versi Windows.

perintah CMD juga memiliki beberapa keunggulan, seperti:

  • Kecepatan akses: Hal ini dikarenakan tidak adanya grafis yang dapat memakan resource komputer seperti RAM dan CPU ketika kamu menggunakan CMD untuk menjalankan suatu perintah.

  • Task automation*:* Dengan CMD, kamu dapat menjalankan berbagai pekerjaan di komputer secara berkesinambungan. Jadi, kamu dapat mengatur proses automasi task dengan lebih mudah.

  • Kendali lebih penuh atas OS: Ketika kamu mengetahui perintah yang tepat, menggunakan CMD akan memberikan akses kontrol yang lebih dalam terhadap Windows dibandingkan menggunakan GUI.

Setelah melihat beberapa keunggulan CMD di atas, pasti Anda penasaran ingin mencobanya, kan? Yuk, langsung kita praktikan!

  1. Hostname

    Hostname merupakan perintah dasar yang ada pada Windows yang bisa kamu gunakan untuk melihat nama host atau jaringan kamu.

  2. Whoami

    Perintah whoami digunakan melihat nama dari user yang ada pada komputer kamu dan yang sedang kamu gunakan pada saat ini. Dengan mengetikkan perintah whoami pada CMD, kamu dapat melihat user yang sedang kamu gunakan pada komputer tersebut.

  3. Ping

    Ping adalah akronim dari Packet Internet Gopher yaitu sebuah fitur dalam Windows yang sering digunakan untuk cek kecepatan internet. Contohnya penggunaan perintah ini adalah dengan ping youtube.com, lalu tekan Enter.

  4. Ipconfig

    Perintah ipconfig adalah salah satu perintah yang ada pada sistem operasi Windows yang bisa kamu gunakan untuk melihat konfigurasi IP Address komputer. Dengan menggunakan perintah ipconfig ini, maka kamu dapat melihat konfigurasi apa saja yang ada di komputer kamu.

  5. Getmac

    Perintah getmac merupakan perintah CMD yang bisa kamu gunakan untuk melihat alamat mac atau alamat fisik dari komputer yang kamu gunakan.

    Cara menggunakannya mudah, kamu bisa membuka CMD dan ketikan getmac. Maka akan tampil semua alamat mac dari komputer yang kamu gunakan.

  6. Taskmgr

    Perintah taskmgr mempunyai fungsi untuk memanggil Task Manager melalui CMD. Kamu bisa mencobanya dengan cara mengetikan taskmgr pada CMD kemudian klik Enter.

    Di dalam Task Manager, kamu dapat melihat beberapa data seperti penggunaan CPU, Memory, Disk, serta Network. Kamu juga bisa menutup aplikasi yang sedang berjalan atau mengalami freeze atau error melalui Task Manager.

  7. Diskpart

    Diskpart adalah salah satu utilitas baris perintah yang ada di sistem operasi Windows. Fungsinya adalah untuk mengelola disk drive (hard disk atau solid-state drive) dan partisi. Diskpart memungkinkan Anda untuk membuat, menghapus, mengubah ukuran, memformat, dan mengatur partisi di disk. Hal ini sangat berguna untuk mengatur penyimpanan data dan mengelola disk drive Anda dengan lebih fleksibel.

Anda dapat membedakan partisi dengan tipe GPT (GUID Partition Table) dan MBR (Master Boot Record) dengan melihat beberapa ciri khas dari masing-masing tipe. Berikut adalah beberapa cara untuk membedakan keduanya:

  1. Struktur Disk:

    • MBR: MBR menggunakan struktur partisi tradisional yang ditentukan oleh Master Boot Record di sektor pertama dari disk. MBR hanya mendukung hingga 4 partisi primer, atau 3 partisi primer dan 1 partisi diperpanjang yang dapat memuat partisi logis tambahan.

    • GPT: GPT menggunakan struktur partisi yang lebih modern dan fleksibel dengan header GPT di sektor pertama dari disk dan tabel partisi yang lebih besar. GPT mendukung hingga 128 partisi primer.

  2. Kapasitas Disk:

    • MBR: MBR memiliki batas kapasitas maksimum disk sebesar 2 terabyte (TB) untuk partisi tunggal.

    • GPT: GPT dapat mengatasi disk dengan kapasitas yang jauh lebih besar dan tidak memiliki batas maksimum yang terlalu rendah.

  3. Identifikasi Partisi:

    • MBR: Setiap partisi dalam MBR diberi nomor partisi (dari 1 hingga 4).

    • GPT: Setiap partisi dalam GPT diberi identifikasi unik berupa GUID (Global Unique Identifier).

  4. Data Cadangan:

    • MBR: MBR hanya memiliki satu salinan sektor boot (boot sector) di lokasi tertentu di disk.

    • GPT: GPT memiliki beberapa salinan sektor boot dan header disk yang terdistribusi di seluruh disk, yang memungkinkan pemulihan jika bagian tertentu dari disk rusak.

  5. Sistem Operasi yang Didukung:

    • MBR: Mayoritas sistem operasi, termasuk Windows dan Linux, mendukung partisi MBR.

    • GPT: Sistem operasi yang lebih baru, seperti Windows 10 (64-bit), macOS, dan beberapa distribusi Linux yang lebih baru, mendukung partisi GPT. Sistem operasi yang lebih lama mungkin tidak mendukung GPT secara langsung.

Jika Anda ingin mengubah tipe partisi dari MBR ke GPT atau sebaliknya, ingatlah bahwa prosesnya melibatkan pemformatan ulang seluruh disk, yang akan menyebabkan kehilangan data. Pastikan untuk mencadangkan data penting sebelum mengubah tipe partisi. Jika Anda memerlukan partisi GPT, pastikan sistem operasi dan hardware Anda mendukungnya sebelum membuat perubahan.

  1. Syteminfo

  1. Systeminfo merupakan perintah CMD yang memiliki fungsi untuk menampilkan informasi komputer yang kamu gunakan. Informasi terkait komputer kamu, bisa kamu dapatkan dengan menggunakan perintah tersebut.

    Cara menggunakannya pun mudah, cukup ketik systeminfo pada CMD kemudian Enter.

    1. Cls

Gambar Terminal penuh sebelum dihapus

Gambar Terminal kembali ke setelan semula setelah mengetikan perintah Cls

Perintah ini akan sangat bermanfaat ketika kamu telah melakukan berbagai perintah di command prompt dan ingin mengembalikannya seperti semula. Penggunaanya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan perintah cls, maka semua perintah sebelumnya akan terhapus dan command prompt akan seperti baru dibuka.

  1. Date

Dengan menggunakan fungsi date, kamu bisa menampilkan tanggal pada layar cmd. Selain itu, kamu juga bisa mengatur ulang tanggal pada PC kamu jika belum sesuai.

  1. Ver

Fungsi perintah ver adalah untuk menampilkan informasi sistem. Cukup mengetikan ver dan klik enter maka informasi sistem akan tampil di layar CMD.

  1. Time

Selain dapat menampilkan tanggal, kamu juga bisa menampilkan waktu pada layar CMD dengan menggunakan perintah time. Atau kamu bi

  1. Dir

Fungsi dir digunakan untuk menampilkan file dan folder aktif. Misalnya kamu berada pada folder USER, maka daftar folder dan file yang ditampilkan adalah yang berada pada folder USER.

  1. Mkdir

Perhatikan setelah mengetikan perintah mkdir dan dir file baru terkait "KOMJARDAS" masuk di sytem C komputer.

Perintah mkdir merupakan perintah atau code CMD yang bisa kamu gunakan untuk membuat folder. Cara penggunaannya cukup mudah, ketik mkdir (spasi) nama folder, kemudian Enter.

  1. Cd

Perintah "cd" pada CMD (Command Prompt) digunakan untuk mengubah direktori (folder) kerja saat ini ke direktori tertentu di dalam sistem file. Ini memungkinkan Anda untuk berpindah dari satu direktori ke direktori lainnya dalam struktur file sistem Anda.

Contoh penggunaan perintah "cd" pada CMD:

1. Untuk berpindah ke direktori tertentu:

cd [nama_direktori]

2. Misalnya, jika Anda ingin berpindah ke direktori "Documents," ketikkan:

cd Documents

3. Untuk berpindah ke direktori di level atas:

cd ..

Perintah di atas akan memindahkan direktori saat ini ke direktori di level atas dari direktori saat ini.

4. Untuk berpindah ke direktori root (akar) dari drive:

cd \

Perintah di atas akan membawa Anda kembali ke direktori root dari drive (misalnya, "C:").

5. Untuk melihat direktori kerja saat ini:

cd

Perintah di atas akan menampilkan direktori kerja saat ini.

Pastikan untuk menggunakan tanda garis miring terbalik ("") untuk memisahkan setiap tingkat direktori di jalur file. Selain itu, pastikan Anda mengetahui nama direktori yang tepat sebelum menggunakan perintah "cd," karena kesalahan dalam mengetik nama direktori dapat menyebabkan perintah tidak berfungsi atau masuk ke direktori yang salah.

Perintah "cd" merupakan salah satu perintah dasar yang sering digunakan dalam CMD untuk berpindah antar direktori dan beroperasi di berbagai lokasi dalam sistem file Anda.

  1. Sc

Perintah sc digunakan untuk menampilkan informasi aplikasi yang berjalan di latarbelakang. Ini adalah pilihan alternatif dari task manager.

  1. Color

Jika kamu bosan dengan warna CMD yang ada pada PC kamu. Kamu bisa menggantinya dengan perintah color (spasi) (kode warna latar belakang)(kode warna teks). Contohnya jika ingin mengubah warna latar belakang menjadi putih, dan warna teks merah, maka gunakan perintah "color fc".

  1. Rmdir

Perhatikan gambar dibawah ini ada file yang bernama "KOMJAR" ini adalah target yang akan kita hapus.

Anda benar, perintah "rmdir" pada CMD (Command Prompt) digunakan untuk menghapus direktori (folder) dari sistem file. Namun, ada beberapa hal yang perlu diingat tentang penggunaan perintah "rmdir":

  1. Perintah "rmdir" hanya dapat menghapus direktori kosong. Jika direktori tersebut berisi file atau sub-direktori, perintah "rmdir" tidak akan berhasil.

  2. Anda harus memiliki izin untuk menghapus direktori tersebut. Jika direktori tersebut dilindungi atau jika Anda tidak memiliki izin administratif yang diperlukan, perintah "rmdir" akan gagal.

    dan perhatikan gambar dibawah ini file "KOMJAR" sudah tidak ada karena sudah dihapus menggunakan fungsi "rmdir"

    Untuk menghapus direktori dan isinya (seluruhnya):

    rmdir /s /q [nama_direktori]

    Perintah di atas akan menghapus direktori beserta seluruh isi (termasuk file dan sub-direktori) secara paksa tanpa konfirmasi ("q" berarti quiet mode).

Pastikan untuk menggunakan perintah "rmdir" dengan hati-hati, terutama ketika Anda ingin menghapus direktori yang berisi file atau direktori lainnya. Pastikan bahwa Anda benar-benar ingin menghapus direktori tersebut dan pastikan untuk mencadangkan data yang penting sebelum melakukan penghapusan.

  1. Help

Fungsi perintah help pada CMD adalah untuk menampilkan fungsi-fungsi apa saja yang bisa dipakai. Cara penggunaannya yaitu dengan mengetikkan perintah help pada CMD kemudian klik Enter. Maka akan muncul daftar perintah yang bisa kamu pakai.

  1. Tasklist

Tasklist merupakan perintah CMD yang bisa kamu gunakan untuk menampilkan informasi aplikasi yang sedang berjalan di komputer kamu. Cara pengguannya cukup mudah, cukup ketik tasklist pada CMD kemudian klik Enter.

  1. Tree

Perintah tree fungsinya adalah untuk menampilkan struktur dalam suatu folder. Kamu bisa melihat sub folder lengkap dalam waktu yang singkat. Cara penggunaannya mudah, ketik tree pada CMD kemudian Enter.

Silahkan kamu eksplorasi fungsi CMD lainnya dengan berbagai versi dari sistem operasi Windows.

"Berkumpullah dengan orang-orang pintar, karena dia akan memberimu pengetahuan dan mengajarkanmu hal-hal yang tak pernah kamu ketahui." - Ali bin Abi Thalib

More from this blog

MDF Official

39 posts